Langsung ke isi

Contoh Laporan Penjualan Harian untuk UMKM

Laporan penjualan harian membantu pemilik warung, toko, atau kedai mengetahui omzet, produk terlaris, dan kecocokan transaksi dengan uang yang diterima. Laporan ini tidak harus rumit. Cukup mulai dengan tabel sederhana berisi tanggal, nama produk, jumlah terjual, harga, dan total penjualan.

Contoh laporan penjualan harian UMKM dengan ringkasan transaksi dan omzet pada aplikasi kasir Sabi POS.

Apa Itu Laporan Penjualan Harian?

Laporan penjualan harian adalah catatan yang merangkum aktivitas penjualan selama satu hari operasional. Laporan ini digunakan untuk mengetahui nilai penjualan dan membantu pemilik usaha memeriksa transaksi yang terjadi.

Informasi yang dicatat bisa disesuaikan dengan kebutuhan bisnis, seperti:

  • Tanggal transaksi.
  • Nama produk yang terjual.
  • Jumlah produk terjual.
  • Harga jual dan total transaksi.
  • Metode pembayaran.
  • Total penjualan harian.

Jika aplikasi kasir menyediakan laporan berdasarkan produk atau metode pembayaran, informasi tersebut juga dapat digunakan untuk mengevaluasi hasil penjualan.

Contoh Laporan Penjualan Harian UMKM

Berikut contoh laporan penjualan harian untuk warung yang menjual beberapa jenis produk.

ProdukJumlah TerjualHarga SatuanTotal Penjualan
Air mineral20 botolRp4.000Rp80.000
Kopi kemasan15 bungkusRp3.000Rp45.000
Biskuit10 bungkusRp5.000Rp50.000
Mi instan12 bungkusRp3.500Rp42.000
Total57 produkRp217.000

Berdasarkan contoh tersebut, total penjualan kotor adalah Rp217.000 dalam satu hari.

Angka ini merupakan nilai penjualan pada contoh tersebut, bukan keuntungan bersih. Untuk menghitung keuntungan, pemilik usaha masih perlu memperhitungkan HPP barang yang terjual dan biaya lainnya.

Ringkasan laporan penjualan harian di aplikasi kasir Sabi POS

Contoh ringkasan penjualan harian di Sabi POS (data demo toko "Kopi Senja").

Apa Saja yang Perlu Ada dalam Laporan Penjualan Harian?

Isi laporan dapat berbeda sesuai jenis usaha dan fitur aplikasi yang digunakan. Namun, beberapa informasi berikut berguna untuk memantau penjualan.

1. Tanggal dan periode penjualan

Tanggal membantu pemilik usaha mengetahui kapan transaksi terjadi. Gunakan periode yang jelas agar laporan harian tidak tercampur dengan penjualan hari sebelumnya.

2. Total transaksi

Jumlah transaksi menunjukkan berapa kali penjualan dilakukan dalam periode tersebut. Data ini berbeda dengan jumlah barang terjual karena satu transaksi bisa berisi beberapa produk.

3. Total omzet

Total omzet menunjukkan nilai penjualan dalam periode yang dipilih sebelum dikurangi HPP dan biaya usaha.

Periksa apakah nilai yang ditampilkan sudah memperhitungkan diskon, transaksi batal, atau pengembalian sesuai cara laporan menghitung penjualan.

4. Produk dan jumlah barang terjual

Data produk membantu pemilik usaha mengetahui barang yang paling banyak dibeli. Informasi ini dapat menjadi pertimbangan saat menentukan jumlah stok yang perlu disiapkan.

Laporan produk terlaris dan penjualan per jam di Sabi POS

Laporan Sabi POS menampilkan produk terlaris, penjualan per jam, dan rincian lainnya.

5. Metode pembayaran

Jika laporan menyediakan rincian metode pembayaran, gunakan data tersebut untuk memeriksa penerimaan tunai dan pembayaran digital.

Uang tunai di laci kasir tidak selalu sama dengan total omzet karena sebagian transaksi mungkin dibayar melalui QRIS atau transfer.

Rekap tutup shift Sabi POS dengan rincian tunai dan QRIS

Rekap shift di Sabi POS memisahkan penerimaan tunai dan non-tunai, sehingga uang di laci lebih mudah dicocokkan.

Cara Membuat Laporan Penjualan Harian Secara Manual

Jika belum menggunakan aplikasi kasir, UMKM bisa membuat laporan menggunakan buku atau spreadsheet.

Ikuti langkah berikut:

  1. Catat setiap transaksi saat terjadi.
  2. Masukkan nama produk dan jumlah barang yang terjual.
  3. Kalikan jumlah barang dengan harga jual untuk menghitung nilai penjualan.
  4. Jumlahkan seluruh transaksi dalam satu hari.
  5. Pisahkan transaksi berdasarkan metode pembayaran jika diperlukan.
  6. Periksa kembali catatan sebelum menutup laporan harian.

Cara ini cukup untuk usaha dengan transaksi yang masih sedikit. Namun, ketika transaksi semakin ramai, pencatatan manual bisa membutuhkan lebih banyak waktu dan berisiko mengalami kesalahan.

Untuk memahami cara mencatat setiap transaksi dengan lebih teratur, baca juga Cara Catat Penjualan Harian agar Tidak Terlewat.

Cara Melihat Laporan Penjualan Menggunakan Sabi POS

Aplikasi kasir dapat membantu pemilik usaha mengelola transaksi dan melihat data penjualan sesuai fitur yang tersedia.

Sabi POS menyediakan sistem kasir untuk membantu UMKM mencatat transaksi. Untuk menggunakan laporan penjualan, ikuti alur sesuai tampilan versi aplikasi yang kamu gunakan.

  1. Buka Sabi POS dan masuk ke akun usaha.
  2. Buka menu laporan atau bagian yang menampilkan data penjualan.
  3. Pilih tanggal atau periode yang ingin diperiksa jika tersedia.
  4. Periksa total penjualan dan rincian transaksi yang ditampilkan.
  5. Gunakan data tersebut untuk mengevaluasi hasil penjualan harian.
Halaman laporan penjualan di aplikasi kasir Sabi POS

Halaman Laporan di Sabi POS. Laporan juga bisa dicetak atau diekspor ke CSV.

Cara Membaca Laporan Penjualan untuk Evaluasi Usaha

Laporan penjualan akan lebih bermanfaat jika digunakan untuk mengambil keputusan, bukan sekadar disimpan.

Mengetahui hari dengan penjualan tertinggi

Bandingkan omzet harian selama beberapa hari. Data ini dapat membantu mengetahui kapan usaha ramai dan kapan penjualan cenderung menurun.

Mengetahui produk yang paling laku

Periksa jumlah produk terjual untuk menentukan barang yang perlu lebih sering disiapkan. Pastikan keputusan stok juga mempertimbangkan persediaan dan kebutuhan pelanggan.

Memeriksa kesesuaian uang kas

Bandingkan transaksi tunai dengan uang yang tersedia setelah memperhitungkan modal awal, pengeluaran, dan pengembalian dana. Periksa pembayaran digital secara terpisah.

Baca juga Mengapa Uang Kas Tidak Sesuai dengan Catatan Penjualan?.

Menghitung keuntungan usaha

Omzet belum menunjukkan keuntungan bersih. Pemilik usaha perlu memperhitungkan HPP barang yang terjual dan biaya operasional lainnya.

Jika ingin memahami perhitungannya, baca Cara Menghitung Keuntungan Warung dengan Benar.

Tips agar Laporan Penjualan Harian Tetap Akurat

Agar laporan bisa digunakan sebagai dasar evaluasi, terapkan kebiasaan berikut:

  • Catat transaksi secara konsisten.
  • Periksa harga dan jumlah produk sebelum pembayaran diselesaikan.
  • Catat pembatalan dan pengembalian dana dengan benar.
  • Pisahkan penerimaan tunai dan pembayaran digital.
  • Periksa laporan pada akhir hari.
  • Simpan data sesuai periode agar mudah dibandingkan.
  • Pastikan laporan yang digunakan sesuai dengan tujuan perhitungan.

Jika menggunakan aplikasi kasir offline, pahami bagaimana transaksi disimpan dan bagaimana data dikelola ketika koneksi internet kembali tersedia.

Buat Pencatatan Penjualan Lebih Praktis dengan Sabi POS

Mencatat transaksi satu per satu secara manual bisa menyita waktu ketika pelanggan semakin ramai. Sistem kasir dapat membantu membuat pencatatan lebih teratur dan memudahkan pemilik usaha memeriksa data transaksi.

Sabi POS dirancang untuk mendukung kebutuhan kasir UMKM dengan penggunaan online dan offline. Kamu dapat mempelajari fitur yang tersedia dan menyesuaikannya dengan kebutuhan usaha melalui website Sabi POS.

Gunakan data dan laporan yang benar-benar tersedia pada aplikasi untuk memantau penjualan serta mengevaluasi perkembangan usaha.

Kesimpulan

Laporan penjualan harian membantu UMKM mengetahui total transaksi, omzet, dan produk yang terjual. Laporan bisa dibuat secara manual atau menggunakan aplikasi kasir sesuai kebutuhan bisnis.

Yang terpenting, catat transaksi secara konsisten, periksa metode pembayaran, dan gunakan data penjualan untuk mengevaluasi usaha. Dengan pencatatan yang rapi, pemilik UMKM dapat mengambil keputusan berdasarkan data yang lebih jelas.

FAQ

Apa saja isi laporan penjualan harian?

Laporan umumnya mencakup tanggal, transaksi, nama produk, jumlah terjual, harga, dan total penjualan. Rincian metode pembayaran juga dapat ditambahkan sesuai kebutuhan.

Bagaimana cara menghitung total penjualan harian?

Jumlahkan nilai seluruh transaksi penjualan dalam satu hari. Periksa diskon, transaksi batal, dan pengembalian agar hasilnya sesuai dengan pencatatan usaha.

Apakah omzet harian sama dengan keuntungan?

Tidak. Omzet merupakan nilai penjualan, sedangkan keuntungan dihitung setelah HPP dan biaya lain yang relevan diperhitungkan.

Apakah UMKM harus menggunakan aplikasi kasir untuk membuat laporan?

Tidak harus. UMKM bisa menggunakan buku atau spreadsheet. Aplikasi kasir dapat membantu mengelola transaksi dan laporan sesuai fitur yang tersedia.

Bagaimana cara menggunakan laporan penjualan untuk mengembangkan usaha?

Gunakan laporan untuk membandingkan penjualan antarhari, mengetahui produk yang laku, memeriksa penerimaan pembayaran, dan mengevaluasi kebutuhan stok.

Artikel lainnya

Semua artikel